Representasi Diri Melalui Personal Branding Perempuan Muslim dalam Diskursus Edukasi Seksual pada Instagram @zhafiraiha
Main Article Content
Abstract
Media sosial memiliki fungsi kategori diantaranya sebagai identity, conversations, sharing, presence, relationship, groups, and passion. Di dunia media sosial, terdapat istilah influencer, merupakan fenomena kontemporer yang muncul sebagai konsekuensi dari demokratisasi media digital. Dengan adanya fungsi media sosial tersebut, para influencer dapat membangun personal brandingnya hingga membentuk citra diri sesuai dengan apa yang mereka inginkan melalui beragam konten yang mereka tampilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bentuk representasi diri dalam personal branding Zhafira Aqyla dalam diskursus edukasi seksual dengan merujuk pada teori presentasi diri (self presentation) yang ditawarkan oleh Erving Goffman dan Personal Branding (Peter Montoya). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode etnografi virtual, dengan pengumpulan data melalui observasi akun instagram Zhafira Aqyla serta wawancara pada beberapa followersnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang dibangun oleh Zhafira mendapatkan respons yang positif dari audiens. Followers mengapresiasi penyampaian konten yang dibawakan dengan sederhana namun tetap tegas dan lugas, sehingga terbentuk kesan diri yang kuat dan positif terhadap personal brandingnya.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afrilia, A. Mettasatya. (2018). Personal Branding Remaja di Era Digital. Mediator: Jurnal Komunikasi, 11(1): 21-24.
Anggarini, D. Tri. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Personal Branding dalam Membangun Citra dan Popularitas dalam Media Sosial. Business Innovation and Enterpreneurship Journal, 3(4): 266.
Anjani, Sari., & Irwansyah. (2020). Peranan Influencer dalam Mengkomunikasikan Pesan di Media Sosial Instagram (The Role of Social Media Influencers in Communicating Messages Using Instagram). Polygot: Jurnal Ilmiah, 16(2): 208.
Arindita, Ruvira. (2019). Personal Branding Mom-Influencer dan Representasi Ibu Millenial di Media Sosial. Jurnal Wacana, 18(1): 18.
Asis, Anasio Loyola, “Perempuan dan Media Digital”, Divinitas: Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual, 1, No. 1 (2023): 109.
Azkiya, Nadia., et al. (2022). Diaspora dalam Pandangan Al-Qur’an (Telaah QS. At-Taubah ayat 122)). Jurnal Riset Agama, 2(1): 3.
Chairul, M.B.U. (2021, Oktober). Paradigma Konstruktivis. Diakses pada 17 Desember 2024, dari https://www.researchgate.net/profile/Muhammad-Chairul-basrun-Umanailo/publication/336764265_Paradigma_Konstruktivis/links/5db7109292851c8180114415/Paradigma-Konstruktivis.pdf
Damanuri, Aji. (2012). Muslim Diaspora dalam Isu Identitas, Gender, dan Terorisme. Islamica, 6(2): 232.
Elisah., & Rodliyana, M. Dede. (2021). Design Thinking of the Use of Social Media as a Means of Da’wah Inspiration of the Prophet’s Hadith, Proceedings The 1st Conference on Ushuluddin Studies, 4: 46-47.
Fatimah, Nur. (2022). Pengembangan Personal Branding dalam Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1): 46.
Fidrian, N. Febriani., & Sahrani, Riana. (2024). Menggali Makna Hidup Influencer Inspiratif di Media Sosial. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3): 47300.
Harahap, Lia Wati. (2022). Peran Perempuan Dalam Dakwah Kontemporer. Jurnal Komunika Islamika: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam, 9(1): 44.
Hernawan, Adam. (2024). Analisis Peran Influencer dalam Mempengaruhi Opini Publik di Media Sosial. Hawalah: Kajian Ilmu Ekonomi Syariah, 3(2): 137.
Hine, Christine. (2000). Virtual Etnography. London: Sage Publications Ltd.
Indarto, A. R. Tri., et al. (2024). Pendidikan Bagi Perempuan Menurut Badiuzzaman Said Nursi. Jurnal Kreativitas Pendidikan Modern, 6(3): 87-90.
Mannan, Abd., Farida, Siti Nur., & Fathorrozy, “Penguatan Pendidikan Perempuan (Peran Perempuan dalam Agama, Keluarga, dan Kehidupan Sosial di Masa Modern), Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 5, No. 1 (2021): 4-6.
Masruri, M. Hadi. (2012). Peran Sosial Perempuan Dalam Islam: Kajian Historis-Normatif Masa Nabi dan Khulafa’ Rasyidun. Egalita: Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, 7(1): 25.
Montoya, Peter. (2002). The Personal Branding Phenomenon: Realize Greater Influence, Explosive Income Growth and Rapid Career Advancement by Applying the Branding Tchniques of Michael, Martha & Oprah. Unite State: Peter Montoya Incorporated.
Muslimah, Ismi R, “Kepemimpinan Perempuan Dalam Mengembangkan Budaya Organisasi”, Jurnal Kependidikan Islam, 11, No. 2 (2021): 200.
Nasrullah, R. (2017). Etnografi Virtual: Riset Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi di Internet. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nurjanah, Siti. (2022). Gender Fiqh: The Mobilization of Gender Responsive Movements on Social Media. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, 22(1): 1-18.
Nurlita, Dita., Fatimah, Siti., & Handayani, Pipit Mugi, “Representasi Peran Eksistensi Perempuan Dalam Novel Perempuan Panggung Kkarya Iman Budhi Santosa”, Indonesia: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5, No. 2 (2024): 183.
Ponzanesi, Sandra. (2020). Digital Diasporas: Postcoloniality, Media and Affect. Interventions: International Journal of Postcolonial Studies, 22:8, 977.
Qudratullah et al. (2025). The Challenges Faced by Indonesian Diaspora Teachers in Applying a Religious Psychology Approach to Teaching at Sangkhom Islam Wittaya School, Thailand. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 19)1): 20.
Rahmatika, Arina., & Khoirullina, Ninda. (2020). Upaya Meneguhkan Islam Rahmatan Lil’alamin Melalui Majalah Bangkit. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(2): 196.
Restianti, Ayu. (2023). Kepemimpinan Muslimah Visioner dalam Peningkatan Daya Saing Desa Wisata Kalurahan Sriharjo di Kabupaten Bantul. Tesis Magister: UIN Sunan Kalijaga.
Rohmah, Noer., & Aziz, Nur Chotimah, “Peran Wanita Dalam Pembinaan Mental Agama Generasi Bangsa Masa Depan (Telaah Kritis Peran Ganda Perempuan Perspektif Islam)”, Al-Fikrah, 1, No. 1 (2018): 63.
Siregar, Rizki F., & Pasaribu, Munawir. (2023). Diaspora Pendidikan Agama Islam di Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia Klang Malaysia. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4): 1748.
Slerka, Josef, “Goffman’s Theory as a Framework for Analysis of Self Presentation on Online Social Networks”, Masaryk University Journal of Law and Technology, 13, No. 2 (2019): 246-254.
Sucianti, Cita., et al, “Analisis Kepemimpinan Visioner untuk Mencapai Visi Misi Lembaga”, Jurnal Sains Riset (JSR), 14, No. 1 (2024): 188-189.
Sunardi., Munfarida, Isah., & Munir, Nur, “Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Perempuan dalam Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan”, Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 5, No. 1 (2025): 44.
Surya, Arya. (2023). Hijabers dalam Konstruksi Neo-Cyborg: Studi Netnografi Terkait Ideologi Hijabers di Instagram. Jurnal IMPRESI, 4(1): 32-46.
Tania, Syaifa., dkk. (2019). Pemuda, Diaspora dan Penggunaan Media Baru dalam Gerakan Sosial Sabangmerauke. Jurnal Ilmu Komunikasi (JIKA), 6(2): 70-71.
Wakirin. (2017). Wanita Karir dalam Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Islam, Al I’tibat, 4(1): 4.
Widodo, Yohanes. (2017). Media Diaspora Pelajar Indonesia: Eksistensi, Peran, dan Spirit Keindonesiaan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(1): 94.
Yulianti, Reny., Putra, Dedi Dwi., & Takanjanji, P. Diki, “Women Leadership: Telaah Kapasitas Perempuan Sebagai Pemimpin”, Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 10, No. 2 (2018): 25.
Yusanda, Awallina., et al. (2021). Strategi Personal Branding Melalui Media Sosial Instagram (Analisis Isi pada Media Sosial Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana). Jurnal Scriptura, 11(1): 43-44.
Zahra, Tania Shafira & Yusanto, Freddy, “Analisis Respons Followers Terhadap Personal Branding Zhafira Aqyla di Media Sosial TikTok”, Buana Komunikasi: Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi, 6, No. 1 (2025): 88-89.
Zuhriyah, Lailatuzz. (2018). Perempuan, Pendidikan dan Arsitek Peradaban Bangsa. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 2(2): 260-261.