Strategi Cyber Public Relation Kantor Imigrasi Depok dalam Membangun Citra dan Keterlibatan Publik melalui Akun Instagram @imigrasi_depok
Main Article Content
Abstract
Cyber Public Relations (Cyber PR) memungkinkan lembaga pemerintah bergerak dari komunikasi satu arah menuju komunikasi yang lebih interaktif dan dialogis dengan publik. Penelitian ini menganalisis strategi Cyber PR Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok melalui akun Instagram @imigrasi_depok dalam membangun citra institusional dan keterlibatan publik, serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitasnya, menggunakan Excellence Theory sebagai kerangka utama. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan dua pengelola akun, dua pengikut aktif, dan satu pakar humas independen, serta dokumentasi, divalidasi melalui triangulasi sumber, metode, dan teori, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan penelitian adalah lembaga telah bergerak melampaui model public information satu arah menuju pola dua arah yang lebih dialogis pada level operasional, didukung kompetensi pengelolaan konten yang memadai meski dengan keterbatasan personel. Shared expectation masih situasional dan top-down pada keputusan rutin, sementara participative culture tergolong cukup organik. Kualitas relasi organisasi-publik menunjukkan trust, commitment, dan satisfaction yang kuat, namun control mutuality relatif masih lemah. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi ini membuahkan hasil nyata pada level operasional, namun perlu dikuatkan pelembagaannya pada level kebijakan strategis, terutama dalam menunjukkan kepada publik bahwa masukan mereka turut membentuk kebijakan komunikasi.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdilah, S., & Purnamasari, H. (2024). Efektivitas penyebaran informasi publik melalui Instagram oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 10(2), 334–350.
Aji, G., dkk. (2023). Interactivity on government social media to improve public services. COMMENTATE: Journal of Communication Management, 4(1).
Alodia, A. Y., & Putri, R. N. I. (2025). Analisis praktik government public relations Kabupaten Banyumas dalam perspektif excellence theory. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jambi (JISIP-UNJA), 9(1), 137–147.
APJII. (2025). Profil internet Indonesia 2025. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Apritawati, M., & Muksin, I. K. (2023). Implementasi cyber PR pada Instagram @lsf_ri Lembaga Sensor Film Republik Indonesia dalam membangun citra lembaga. Jurnal Komunikasi, 17(2), 145–160.
Arsandi, S. A., Saputro, R. A., & Ahmad, N. (2024). Jenis dan karakteristik konten media sosial instansi pemerintah dan keterikatan pengguna. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 8(1), 227–237.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2006). Effective public relations (9th ed.). Pearson Education.
DataReportal. (2026). Digital 2026: Indonesia. Kepios Pte. Ltd. https://datareportal.com/reports/digital-2026-indonesia
Grunig, J. E., & Hunt, T. (1984). Managing public relations. Holt, Rinehart and Winston.
Hariyanto, & Purnama. (2024). Kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah yang aktif di media digital. Jurnal Ilmu Pemerintahan.
Ismail, M. I., & Ilyas, N. I. (2023). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif. RajaGrafindo Persada.
Krismasakti, A., Subekti, P., & Prayudi, P. (2022). Perkembangan cyber public relations dalam komunikasi kelembagaan pemerintah di era digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 88–104.
Lasswell, H. D. (1948). The structure and function of communication in society. In L. Bryson (Ed.), The communication of ideas (pp. 37–51). Harper and Row.
Muhamad, N., Berlilana, Andhita, P. R., & Sumartono. (2025). Komunikasi mitigasi Bawaslu Banyumas dalam pencegahan pelanggaran Pilkada Serentak 2024. Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2).
Mulyana, D. (2007). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. PT Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, R. (2021). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi (Edisi revisi). Simbiosa Rekatama Media.
Nasrullah, R. (2023). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nimmo, D. (2000). Komunikasi politik: Komunikator, pesan, dan media (Tjun Surjaman, Trans.). PT Remaja Rosdakarya. (Karya asli diterbitkan 1978)
Nurhayati, Apriyanto, H., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi penelitian kualitatif: Teori dan praktik (Cetakan Pertama). PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Nursyahrani, & Affandi. (2024). Engagement media sosial instansi pemerintah: Studi pada akun Instagram lembaga layanan publik. Jurnal Komunikasi Indonesia, 13(1), 55–70.
Qorilia, Y., Putra, A. W., & Andrianto, B. (2023). Optimalisasi strategi hubungan masyarakat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya melalui komunikasi digital dan pelayanan informasi publik. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 11(2), 155–172.
Romli, A. S. M. (2020). Humas online: Panduan praktis cyber PR. Lekkas Publisher.
Setiawan, R., Sumarno, A., & Hasanah, U. (2022). Transformasi komunikasi pemerintah di era media sosial: Studi kasus instansi publik di Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 28(1), 14–30.
Sulistyo, M. F., Sukmajatnika, D. Z., & Syaputra, R. (2024). Using Instagram Reels as a media for government public service information. Perspektif, 13(1), 212–220.
Teguh, M., dkk. (2024). Utilizing Instagram for digital government public relations by Diskominfo Jatim. Komunikator, 16(2), 160–171.
We Are Social & Meltwater. (2026). Digital 2026: Indonesia report. We Are Social. https://wearesocial.com
Zahara, Z., & Aryansah, J. E. (2023). Media sosial dan pelayanan publik: Pengaruh adopsi dan penggunaan Instagram terhadap kualitas pelayanan publik di Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan. Administratio: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, 14(1), 63–82.
Zavattaro, S. M., & Brainard, L. A. (2022). Social media as a tool for public sector legitimacy: A critical review. Public Administration Review, 82(4), 754–765.